Kita pastinya sudah tak asing lagi dengan yang namanya
bunga Sakura, walaupun bunga ini bukan berasal dari Indonesia. Nah, untuk kita
yang ingin melihat secara langsung bunga indah ini kita bisa melihatnya di
Kebun Raya Cibodas yang ada di Kab Cianjur, Jawa Barat. Di sana kita dapat
menikmati secara langsung bagaimana keindahan yang dimiliki oleh Taman Bunga
Sakura di Indonesia. Taman ini sudah dibangun pada tanggal 16 April 2007
yang lalu, dan memiliki sebanyak 400 pohon Sakura yang ditanam di areal 5 ha. Pohon
Sakura ini akan berhenti bermekaran setiap bulan Februari. Umur rata-rata dari
Bunga Sakura yang ada di taman ini adalah antara 4-5 tahun, dan memiliki
ketinggian antara 3-5 meter. Di taman yang sangat eksotis ini, ada salah satu
jenis pohon sakura yang sangat terkenal yaitu Sakura jenis Himalaya aliar prunus
cerasoides D Don.
Berdasarkan penjelasan yang diberikan oleh Holif Imamuddin, yang merupakan mantan Kepala Kebun Raya Cibodas ini sekaligus pemilik ide pembuatan Taman Bunga Sakura ini, bunga sakura yang terdapat di dalam Kebun Raya Cibodas ini akan bermekaran setiap dua kali dalam kurun waktu satu tahun yaitu pada bulan Januari hingga Februari dan juga Agustus hingga September. Akan tetapi yang masih disayangkan adalah waktu mekarnya yang masih tak stabil, belum seperti Bunga Sakura aslinya di Jepang.
Koleksi awal bunga sakura di Indonesia yang terdapat di Kebun Raya Cibodas ini serta yang paling banyak ada di sana adalah pohon Sakura berjenis Himalaya, yang memiliki nama latin prunus cerasoides D Don. Sementara itu untuk koleksi bunga Sakura yang lain diperoleh dari para peneliti yang berasal dari Jepang yang telah mengunjungi kebun Raya ini. Selain itu, koleksi bunga Sakura ini juga dipreroleh dari pemberian dari pemerintah Jepang di tahun 2004 yang lalu pada Presiden RI saat itu yaitu Megawati. Setelah itu, para pengelola di Taman Sakura tersebut juga melakukan pembiakan bunga sakura sendiri baik itu dengan cara pembiakan stek ataupun dengan biji.
so, kita gak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Jepang untuk menikmati bunga sakura. ^~^
Berdasarkan penjelasan yang diberikan oleh Holif Imamuddin, yang merupakan mantan Kepala Kebun Raya Cibodas ini sekaligus pemilik ide pembuatan Taman Bunga Sakura ini, bunga sakura yang terdapat di dalam Kebun Raya Cibodas ini akan bermekaran setiap dua kali dalam kurun waktu satu tahun yaitu pada bulan Januari hingga Februari dan juga Agustus hingga September. Akan tetapi yang masih disayangkan adalah waktu mekarnya yang masih tak stabil, belum seperti Bunga Sakura aslinya di Jepang.
Koleksi awal bunga sakura di Indonesia yang terdapat di Kebun Raya Cibodas ini serta yang paling banyak ada di sana adalah pohon Sakura berjenis Himalaya, yang memiliki nama latin prunus cerasoides D Don. Sementara itu untuk koleksi bunga Sakura yang lain diperoleh dari para peneliti yang berasal dari Jepang yang telah mengunjungi kebun Raya ini. Selain itu, koleksi bunga Sakura ini juga dipreroleh dari pemberian dari pemerintah Jepang di tahun 2004 yang lalu pada Presiden RI saat itu yaitu Megawati. Setelah itu, para pengelola di Taman Sakura tersebut juga melakukan pembiakan bunga sakura sendiri baik itu dengan cara pembiakan stek ataupun dengan biji.
so, kita gak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Jepang untuk menikmati bunga sakura. ^~^
Selain
keindahannya yang dapat kita nikmati, ada juga lho manfaat dari bunga sakura.
Berikut manfaatnya :
1.
Bunga
sakura dan daunnya dapat dijadikan makanan. Sebelum itu bunga dan daunnya
terlebih dahulu direndam diair garam.
wanginya yang harum juga dapat digunakan untuk menghias makanan atau pengharum alami makanan, misalnya kue atau es krim. Selain itu makanan seperti mochi dibungkus dengan daun sakura.
wanginya yang harum juga dapat digunakan untuk menghias makanan atau pengharum alami makanan, misalnya kue atau es krim. Selain itu makanan seperti mochi dibungkus dengan daun sakura.
2.
Bunga
sakura juga dapat dijadikan teh. Bunga sakura terlebih dahulu dikeringkan. Teh
ini memiliki aroma yang sangat harum dan khas. Biasanya orang jepang menyajikan
teh ini dalam acara khusus seperti pesta dan hari raya,
Apalagi di Jepang terdapat
udaya minum teh yang disebut ocha, yang merupakan kebiasaan yang turun-temurun.
3.
Ranting
dan juga kuncup bunga sakura juga dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami
untuk makanan.
4.
Saripati
atau ekstrak bunga sakura juga dapat diolah menjadi krim untuk tuuh. Krim bunga
sakura bersifat menyegarkan, menenangkan, menghaluskan, melembabkan, dan
menghaluskan kulit.
Hal ini merupakan rahasia
kelembutan kulit wanita jepang. Selain dijadikan krim untuk tubuh, ekstrak
bunga sakura juga dapat diolah untuk dijadikan krim mandi, sabun, dan perawatan
tubuh lainnya.
5.
Saripati
atau ekstrak bunga sakura dapat diolah untuk menjadi scrub dan kosmetik
perawatan kulit. Kandungan melotonin yang terkandung didalamnya berkhasiat
untuk menjadikan kulit lebih cerah menghancurkan radikal bebas.
Jenis sakura yang paling banyak digunakan
untuk kosmetika kulit wajah adalah sakura jenis Shidarezaakura dan Yedoenesi.
Selamat mencoba^.^
